Ini Penyebab RPH Banda Aceh Jorok dan Berbau

No comment 12 views

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Penanggung Jawab UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banda Aceh di Gampong Pandee, Roni mengaku bahwa selama ini fasilitas tersebut kurang dibersihkan, sehingga jorok dan menebarkan bau tak sedap di sekitar lokasi.

Penyebabnya, kata Roni, karena pembersihan fasilitas tersebut hanya dilakukan oleh dua petugas.

Kondisi itu menurutnya jelas tidak cukup untuk meng-cover seluruh areal tersebut.

“Kami berharap ada penambahan petugas, agar kebersihan RPH bisa optimal,” kata Roni kepada Serambinews.com, Senin (22/5/2017), saat rombongan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan sidak ke RPH.  

Roni mengatakan, kondisi finansial petugas rumah potong hewan juga jauh dari kata sejahtera. Dalam satu bulan lanjutnya, setiap petugas hanya menerima gaji Rp 500 ribu.

“Saya terus terang prihatin dengan mereka. Tak jarang mereka harus lembur, tapi gajinya tetap segitu,” kata dia, dan berharap agar Pemko Banda Aceh menaikkan gaji para anggotanya itu.      

Selain itu tambah Roni, masalah lainnya yaitu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di rumah potong itu hanya berfungsi sebagai tempat penampungan limbah sementara. Menurutnya, saringan IPAL tidak berfungsi baik dan sering tersumbat.

“Air hasil penyaringan kotor, dan kami tidak berani mengalirkannya ke parit sekitar lagi,” ujar Roni, yang mengaku sering dikomplain warga terkait bau busuk dari RPH.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Banda Aceh, Ir T Iwan Kesuma melalui Sekretaris, Ir Bahagia yang ikut mendampingi rombongan mengatakan, permasalahan IPAL di RPH akibat posisinya yang sudah lebih rendah dari pemukiman warga.

sumber http://aceh.tribunnews.com/2017/05/22/ini-penyebab-rph-banda-aceh-jorok-dan-berbau

No Response

Leave a reply "Ini Penyebab RPH Banda Aceh Jorok dan Berbau"