Sebelum Dapat Rumah dari Holcim, Pria Ini Tinggal di Balai Pengajian

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tgk Fakhrurrazi, warga Alue Keutapang, Kecamatan Bandar Dua (Ulee Glee), Pidie Jaya, salah seorang yang mendapat rumah bantuan dari PT Holcim Indonesia dan Conwood Indonesia.

Penyerahan secara simbolis rumah kepada Tgk Fakhrurrazi dilakukan oleh CEO Office Director PT Holcim Indonesia, Lilik Unggul Rahardjo, President Director PT Conwood Indonesia, Derek Williamson, dan Wakil Bupati Pijay, Said Mulyadi, Senin (10/4/2017).

Rumah itu diberikan Holcim dan Conwood, sebagai lanjutan pemberian bantuan kepada koban gempa dan masyarakat kurang mampu di Pijay.

Selain Tgk Fakhrurrazi, rumah dengan tipe yang sama juga dibangun untuk M Adam, warga Tanjong Kayee Raya di Kecamatan Bandar Baru (Lueng Putu).

Usai penyerahan, Serambinew.com mewawancarai Tgk Fakhrurrazi di dalam rumah barunya itu. Ia mengaku, selama ini, sebelum menerima rumah bantuan dari Holcim dan Conwood, Tgk Fakhrurrazi ternyata tinggal di balai pengajian Riyadhul Muta’alimin.

Balai pengajian itu katanya, sumbangan masyarakat setempat, agar anak-anak di desa itu bisa belajar agama kepadanya. Balai pengajian Riyadhul Muta’alimin itu ia kelola bersama keluarga.

“Kami belum punya rumah, selama ini tinggal di balai. Itu sumbangan dari masyarakat,” sebutnya.

Amatan Serambinews.com, memang di samping rumah yang baru dibangun Holcim dan Conwood itu, terdapat beberapa balai pengajian. Selama ini, Tgk Fakhrurrazi bersama keluarganya menetap di situ, sembari mengajari anak-anak mengaji.

Saat diwawancarai Serambinews.com, Tgk Fakhrurrazi tak mampu meluapkan kegembiraanya. Ia berterima kasih kepada PT Holcim Indonesia dan Conwood Indonesia yang telah membantu dirinya dan keluarga.

“Syukur kepada Allah, terima kasih kepada bapak-bapak Holcim dan Conwood. Terima kasih juga kepada Pak Keuchik dan Pak Camat, kami sangat senang,” pungkasnya. (*)

Source

No Response

Leave a reply "Sebelum Dapat Rumah dari Holcim, Pria Ini Tinggal di Balai Pengajian"